keep Brotherhood And Strike

Laman

Rabu, 04 Februari 2015

Faktor cuaca



Cuaca bagi para pemancing sangatlah penting untuk memaksaimalkan hasil strike, disini Ememge akan membahas faktor cuaca untuk para pemancing di laut
Matahari dan Bulan
Terik tidaknya matahari pada siang hari kadang berpengaruh pada kegiatan ikan. Waktu memancing yang baik adalah menjelang pagi dimana secara biologis ikan baru keluar dari sarangnya untuk mencari makan hingga siang hari tanpa adanya mendung dan gelap.



sinar bulan juga sangat mempengarui senar yang kita gunakan, senar akan memantulkan sinar bulan karena air laut mengandung garam.
Tetapi berbeda dengan pemancing cumi – cumi atau udang justru keluar pada malam dan terang bulan karena hewan ini tertarik dengan sinar atau cahaya.
Angin, Ombak dan Awan
Kecepatan angin sangat berpengaruh dengan ombak laut, dari tiupan angin mengakibatkan adanya omabak dan berpengaruh pada ada tidaknya awan.
Jika mancing ditengah teluk yang curam disaat ombak besar ikan kecil akan masuk kedalam bahkan sampai dasar dan ikan besarpun akan masuk kedalam untuk mencari mangsa
Disaat hujan ikan cenderung lebih sedikit karena kadar air laut diatas permukaan menjadi rendah dan ditambah dengan aliran air sungai dari muara ini berakibat ikan banyak yang menuju ke tengah, ke dasar atau bersembunyi dikarang. Saat yang paling bagus untuk mancing adalah ketika hujan baru reda ikan akan bertambah lapar dan agresif.
Suhu Air Laut
Suhu air laut sangat berpengaruh pada ikan, jika terlalu panas ikan akan lebih dalam laut atau ketengah laut untuk mencari suhu yang nyaman, tetapi suhu air agak tinggi  berkisar 26-35 derajat celsius ( tropis) ikan akan lebih agresif untuk mencari makan
Arus Air Laut
Banyak kejadian pada saat angin lemah arus air laut kenceng atau pada saat angin kenceng arus air laut justru lemah, Jadi arus air laut tidak dipengaruhi oleh angin. Posisi mancing yang paling bagus buat mancing pada daera pertemuan arus disinilah biasanya ikan kumpul.
Kejernihan Air Laut
Faktor kejernihan atau kekeruhan air laut juga sangat berpengaruh, air yang terlalu jernih pada jarak kedalam tertentu ikan tidak mau makan, air keruh dan buruk karena banyaknya sampah dapat menyebabkan ikan berkurang. Yang paling pas buat mancing air dengan tingkat kejernihan sedang dimana biasanya ikan predator keluar

Mancing belut



Belut, moa atau Lindung ( Monopterus albus) ordo synbrachiiformes. Belu termasuk predator ganas dilingkungan rawa dan sawah, makannanya ikan kecil, cacing dan krustesea. Biasanya belut aktif pada malam hari dan mampu hidup berbulan bulan tanpa air asalkan lingkungannya basah, bersarang didalam lubang berlumpur sambil menunggu mangsa lewat. Belut tidak mempunyai sirip, kecuali sirip ekor yang memanjang, bentuk tubuh seperti tabung, licin tanpa sisik. Warna belut bervariasi kecoklatan hingga kelabu.
Tip Mancing belut
1.       Siapkan senar pancing yang diameternya kurang lebih 2mm
2.       Mata kail atau bisa gunakan jarum
3.       Ikat mata kail kuat – kuat agar tidak lepas saat menarik belut
4.       Jika pake jarum, ikat jarum tepat ditengah
5.       Unutk umpan kita bisa gunakan cacing atau anak katak ( percil)
6.       Waktu yang tepat untuk memancing belut disawah adalah pada sore hari
7.       Cari lubang yang sekirannya ada belut didalamnya
8.       Masukkan piranti kedalam lubang yg sudah diberi umpan sambil di plintir – plintir serta didorong terus masuk kelubang
9.       Jika umpan dimakan jangan langsung ditarik
10.   Tunggu beberapa saat dan jangan sampai senar kendor/usahakan tetep lurus
11.   Tarik kuat – kuat dan jika dapat, langsung dibanting sekeras mungkin atau langsung dimasukan kedalam tempat karena belut sangat pandai meloloskan diri
Semoga bermanfaat........... salam strike

Mancing Ikan Hampala



Ikan Hampala (Hampala Macrolepidota) terkenal memiliki tenaga luar biasa. Saat terpancing akan terus berlari bagaikan terpedo. Itukah nikmatnya mancing hampala. Berikut ini kami uraikan rahasia mancing ikan yang termasuk dalam family Cyprinidate alias suku karper-karperan ini. Siapa tahu trik ini bermanfaat bagi anda.
1. Kenali Lubuknya
Ikan hampala suka tinggal di sungai yang beraliran deras dengan tepian dangkal dan berpasir. Di lokasi itu, biasanya banyak ikan-ikan kecil sebagai makanannya dan juga banyak makanan yang hanyut. Selain sungai ikan hampala juga berada di dam atau waduk. Ciri lokasi yang di gemari adalah daerah berpasir atau berbatu kerikil.
2. Menyiapakan Alat Pancing
Joran, Pilih panjang joran antara 1,5 m – 2,5 m, ringan dan berujung lentur. Joran dan ril yang ringan dan lentur membuat kita mudah utuk casting.
Ril sebaiknya kelasnya sama dengan joran, dengan batalan roda 3 atau lebih. Pilihlah yang berjenis ringan supaya tidak terlalu memlemahkan.
Ada banyak merk kenur, pilihan yang kuat dengan ukuran sesuai dengan kelas joran atau ril. Bisanya yang d pakai adalah kelas 4 lbs, jangan memakai kenur telalau kecil karena resiko putusnya besar. Kenur terlalu besar juga kurang bagus karena jarak lempar menjadi pendek.
Untuk umpan, pakailah plug yaitu umpan buatan yang menyerupai ikan kecil. Pilih ukuran plug dari sebesar jari manis orang dewasa hingga seukuran jempol. Selain plug juga bisa dipancing menggunakan popper kecil.
Perlengkapan tambahan seperti rompi bersaku banyak yang di gunakan untuk tempat berbagai piranti mancing seperti kili-kili, pisau, gunting, tang, cadangan kail, sampai dengan korek dan rokok.
3. Saat Yang Tepat
Setelah semua mengenal lokasi dan persiapan piranti sudah oke, maka baruklah kita berburu ikan hampala dengan musim dan yaktu yang tepat. Musim kemarau merupakan musim yang tepat untuk memburu hampala. Salain pinggir sungai tidak becek, air sungai/ waduh jernih sehingnga kita bisa melihat langsung ikan itu ada atau tidak di pinggir sungai. Faktor lain yaitu pada musim kemarau adalah masa hampala memijah. Ikan induk hampala akan menepi untuk bertelur di daerah dangkal dan berpasir. Nah, mancing di saat itulah sangat menjanjikan.
4. Mainkan Plug / Minnow Anda
Setelah mengenal saat yang tepat, sekarang giliran mengail hampala dengan menggunakan plug. Pertama amatilah lubuk hampala secara cermat. Jika anda sudah mengetahui cobalah mendekati dengan berjalan kaki tanpa menimbulkan suara.
Lemparkan plug anda diantara barisan hampala. Tarik plug anda. Berenangnya plug di air membuat hampala gusar dan ingin mengusirnya dengan menyambar plug tersebut. Setelah mulutnya tersangkut kail, usahakan agar ikan tidak lepas saat bertarung. Jika sampai lepas ikan hampala di daerah itu tidak mau lagi makan umpan plug anda.
Jika anda mancing tidak sendirian, ajak teman anda juga melemparkan plug di belakang umpan anda yang termakan tadi, karena hampala lain juga akan menyambar plug tersebut.
Minnow yang bagus untuk hampala itu yang modelnya geleng-gelengnya tidak terlalu besar dan kadang malah lurus tidak goyang.. kalau ditarik kadang keluar ke permukaan. Nah itu malah yang pas untuk hampala; keliatan aneh memang masak hampala malah suka minnow yang gerakannya tidak  bener.
Minnow yang dibikin gerakannya genit seperti lenggak-lenggok ikan asli`pun malah jarang strike.
Jadi jangan heran kalau tanya pada rata-rata pemancing  pasti pada kurang tahu seperti apa ikan hampala karena memang itu ikan pintar tidak gampang menyambar cacing atau umpan ramuan pellet. Memang terkadang menyambar juga karena ada ikan kecil yang terkait dan dia pengen makan ikan kecilnya itu.

Mancing Ikan Toman



1. Tunggulah saat yang tepat untuk memancing ikan toman, biasanya ikan toman akan agresif pada jam 9.30 sampai dengan jam 14.00 ,karena bertepatan dengan jam makan ikan toman, di luar itu agak sulit untuk mendapatkan ikan toman.
2. Kalau memancing di sungai, atau di air yang mengalir, tebarkanlah darah ayam ke dalam air, beberapa puluh meter sebelum spot tempat anda memancing, untuk memancing ikan keluar dari persembunyianya.
3. Tunggu sejenak, dan anda sudah bisa mulai memancing.
4. Apabila terjadi strike, atau umpan disambar ikan, disaat fight dengan ikan, jaga kenur/benang jangan sampai kendur, karena akan mengakibatkan ikan akan terlepas.
5. Jaga agar ikan tidak menarik pancing ke pinggiran sungai yang banyak semak/kayu, karena kalau sempat tersangkut, kemungkinan benang akan putus ,atau ikan akan terlepas sangat besar.
6. Ketika ikan sudah menyerah, gunakan jaring/serokan, untuk menaikkan ikan ke perahu atau ke darat, agar tidak terlepas saat memancing ikan.

Sumber : Sedulur MMG : Adi wicaksono

Langkah mancing ikan Toman serta Gabus dengan tehnik Casting/Popping. 

·         Yakinkan anda memancing pada pagi hari atau sore hari. Kenapa? Karena ikan belum demikian mencari daerah pinggiran yang susah untuk dicasting.
·         Apabila anda memancing casting atau popping di siang hari, tidaklah kenapa asal dapat bersabar saja. Apabila memakai umpan froggy, anda mesti pandai-pandai mengatur tarikan sampai seperti alami.
·         Apabila memakai umpan popper untuk mencing ikan gabus atau ikan toman, juga sama, tetaplah perlahan menariknya supaya serupa dengan ikan kecil sungguhan.
·         Bersabar lebih benar-benar dibutuhkan agar langkah kaki anda tak terdengar atau apabila memakai perahu, maka yakinkan anda sudah bertempat di situ 1 jam-an.
·         Pakai senar atau kenur yang kuat untuk beban optimal 20 kg supaya kita tak kuatir putus. Pakai Kail pancing ukuran 8 serta janganlah sangsi untuk mengubah ukurannya di lokasi, apabila ukuran toman ditempat itu rata-rata pada hari itu kecil ikannya. 
·         Joran sebaiknya fast tapper. Karena liarnya gerakan ikan toman, di kuatirkan bakal mengakibatkan kerusakan/mematahkan joran yang slow tapper, terkecuali apabila memang bahan serta merknya bagus. 
·         Reel tak perlu mencari yang mahal, carilah di toko pancing on-line atau toko pancing yang lain yang tengah, sekiranya harga 400 beberapa ribu itu telah mumpuni ; awet, kuat, serta mantap. Dapat untuk kemampuan drag 5 kg, senar lebih kurang 200 meteran.

 Sumber : artikel lain

Mancing ikan bandeng



Mancing ikan bandeng memang punya sensasi tersendiri, jangan heran jika joran terseret ikan bila strike dan ikan bandeng bisa loncar dengan sangat cepat.
Ok... kita langsung saja pada poinnya. Ikan bandeng nulutnya kecil dan lebih sensitif dari ikan lainnya karena itu gunakan kail dengan diameter 5 – 7 mm. Bulatan umpan jangan terlalu besar.
Gunakan rangkaian berpelampung atau rangkaian glosor dengan 2-3 mata kail yang perlu diperhatikan jarak mata kail ke permukaan air. Ikan bandeng bermain ditengah – tengah kedalaman atau sering juga didekat permukaan air, usahakan jarak antaa mata kail dengan permukaan antara 15-20cm atau anda bisa coba atur sendiri.
Ikan bandeng biasanya menelusuri kolam/tambak dengan bergerombol, sering melewati pingiran. Perhatikan kecipakan ikan bandeng disana mereka berkumpul. Cara makannya kadang menyambar kadang – kadang diemut-emut dulu baru dimakan atau hanya menyundul – nyundul agar umpan rontok. Jika menggunakan pelampung, perhatikan saja jika pelampung sudah berputar - putar jangan terburu menarik joran tunggu sampai pelampung bergeser seperti dibawa ikan atau sudah mulai tenggelam baru dihentak.
Jika menggunakan glosor, setelah ,melempar umpan, gulung reel agar senar tidak kendor. Jika senar seperti terseret ikan artinya umpan sudah dimakan. Mengguakan jari telunjuk utuk merasakan getaran jika umpan dimakan ikan.

Mengenai Saya

Foto Saya
Komunitas mancing ini tersebar di seluruh indonesia yang tergabung di Mancing Mania Group ( MMG ) yang berasal dari Facebook.

Sahabat Setia MMG

Total Pengunjung

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons